Cara Blokir ATM BNI yang Hilang Lewat Telepon

Cara blokir ATM BNI yang hilang lewat telepon tentu saja bisa dilakukan. Kehilangan kartu ATM kadang bisa saja terjadi, entah karena kelalaian kita, atau memang karena dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tetapi tenang, Anda tetap bisa melakukan pemblokiran kartu ATM BNI milik Anda sebagai langkah awal ketika kartu ATM hilang.

Tidak bisa dipungkiri, terkadang Anda dibuat panik ketika kartu ATM BNI hilang atau tertelan mesin ATM ketika melakukan transaksi perbankan. Seharusnya Anda tidak perlu panik, karena Anda dapat segera memblokir kartu ATM BNI tersebut dengan mudah, yakni lewat panggilan telepon ke call center bank BNI.

Hal tersebut merupakan tindakan antisipasi yang harus Anda lakukan, agar saldo rekening Anda tidak habis diambil orang yang kebetulan mengambil atau menemukan kartu ATM BNI milik Anda.

Sebenarnya, ada beberapa alternatif cara untuk memblokir kartu ATM BNI yang hilang, mulai dari:

  1. Melakukan panggilan telepon ke call center bank BNI,
  2. Datang langsung ke kantor bank BNI,
  3. Dengan menggunakan layanan m-banking BNI,
  4. Dan memblokir kartu ATM BNI Anda melalui internet banking bank BNI.

Namun pada artikel kali ini akan diulas mengenai cara melakukan pemblokiran kartu ATM BNI Anda dengan cara menelepon secara langsung ke call center bank BNI dengan nomor 1500046.

Cara memblokir kartu ATM BNI Anda lewat telepon

Jika Anda melakukan panggilan ke call center bank BNI menggunakan ponsel, maka pastikan pulsa Anda mencukupi untuk biaya panggilan telepon agar tidak terputus di tengah jalan. Sebab, jika telepon Anda terputus,makaAndaharus memulai panggilan dari awal lagi.

Hal tersebut terjadi karena untuk melakukan panggilan ulang ke call center bank BNI biasanya akan dilayani oleh petugas call center yang lain, bukan yang tadi menerima telepon anda. Jadi, Anda harus menjelaskan mulai dari awal lagi.

Sebaiknya,Anda juga segera menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan buku tabungan, sebab pada saat proses pemblokiran kartu ATM BNI biasanya Anda akan ditanyai:

  1. Nama lengkap,
  2. Alamat lengkap Anda sesuai dengan KTP,
  3. Tanggal lahir sesuai dengan KTP,
  4. Nomor rekening bank BNI Anda,
  5. Dan nama ibu kandung Anda sebagai verifikasi atau pencocokan data nasabah.

Jadi,supaya proses pemblokirannya berjalan lancar, alangkah baik jika Anda sudah mempersiapkan data identitas diri tersebut saat melakukan panggilan telepon.Jika semua data diri Anda sudah cocok, maka pemblokiran ATM BNI akan diproses.

Setelah kartu ATM BNI Anda telah berhasil diblokir, maka dimulai dari hari itu, kartu ATM tersebut tidak dapat digunakan untuk melakukan transaksi sementara hingga Anda membuka pemblokirannya.

Untuk membuka blokir ATM BNI, Anda harus datang langsung ke kantor bank BNI dengan membawa:

  1. Buku rekening bank BNI;
  2. Kartu Identitas Diri berupa KTP;
  3. Surat kehilangan dari kepolisian, sebab terkadang hal tersebut juga ditanyakan.

Setelah pemblokiran kartu ATM bank BNI Anda telah dibuka dan kartu ATM BNI yang baru sudah jadi, Anda sudah dapat menggunakan kartu tersebut untuk melakukan transaksi perbankan yang dibutuhkan. Jadi, jagalah kartu ATM BNI Anda agar tidak sampai hilang, ya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Advertisement

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!