Biaya, Syarat & Simulasi Take Over KPR Bank BTN November 2020

Program KPR bank BTN menjadi solusi tepat bagi anda untuk memiliki hunian dengan cara yang lebih mudah. Program ini merupakan program pinjaman yang bisa membantu anda untuk membeli hunian dengan biaya yang lebih ringan. Tak heran jika program ini menjadi salah satu program pinjaman dari bank yang sangat populer di kalangan masyarakat.

Program KPR bisa ditemui di berbagai bank yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah bank BTN yang tidak hanya menyediakan program KPR namun juga memungkinkan anda melakukan take over KPR. Take over KPR merupakan proses pemindahan program pinjaman KPR dari satu bank ke bank lain. Pemindahan ini bisa dilakukan karena berbagai alasan untuk mendapatkan KPR yang lebih baik.

Biaya dan Syarat Take Over KPR BTN

Bagi anda yang memiliki rencana untuk melakukan take over KPR bank BTN, ada biaya provisi yang perlu anda bayarkan. Biaya provisi take over KPR di bank BTN sebesar 0,5% dari jumlah pinjaman yang nanti disetujui. Sementara itu anda tidak perlu membayar biaya administrasi apapun.

Kemudian, ada biaya-biaya lain yang perlu dibayarkan. Pertama, ada biaya appraisal internal yaitu sebesar Rp 1.000.000. Kedua, ada biaya akta APHT dan biaya perjanjian HT sebesar 1% dari plafon.

Bank BTN menetapkan syarat-syarat tertentu bagi anda yang ingin melakukan take over KPR BTN. Inilah dia persyaratan yang harus anda penuhi :

  1. Merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia.
  2. Minimal berusia 21 tahun atau sudah menikah.
  3. Memiliki pekerjaan tetap atau berpenghasilan tetap sebagai wiraswasta yang masa kerja atau usahanya minimal selama 1 tahun.
  4. NPWP.

Kemudian, ada beberapa jenis dokumen yang perlu dikumpulkan di antaranya adalah :

  1. Formulir aplikasi.
  2. Fotokopi KTP, kartu keluarga, dan surat nikah.
  3. Pas foto terbaru milik pemohon dan pasangan.
  4. Fotokopi slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan.
  5. Fotokopi SK pengangkatan pegawai tetap untuk pegawai.
  6. Fotokopi tabungan di bank BTN atau bank lain (minimal 3 bulan terakhir).
  7. Fotkopi SHM/SHGB/IMB.

Simulasi Take Over KPR BTN

Melakukan take over KPR BTN memberikan banyak keuntungan salah satunya adalah suku bunganya sangat beragam dan kompetitif. Selain itu proses pengajuan take over cepat dan tergolong mudah. Sementara itu, anda bisa mengambil pinjaman dengan cicilan yang sangat fleksibel bahkan sampai 25 tahun.

Sebagai gambaran, berikut simulasi take over KPR di bank BTN :

Itulah tadi sedikit informasi seputar prosedur dan simulasi take over KPR bank BTN. Untuk mendapatkan informasi terbaru yang lebih akurat, silakan tanyakan langsung pada pihak bank BTN.

Advertisement

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!