Biaya, Syarat, & Simulasi Take Over KPR Bank BRI Syariah Juni 2022

Program KPR bank BRI Syariah merupakan salah satu program pinjaman yang bisa Anda ambil untuk membeli hunian impian Anda. Kita tahu bahwa untuk membeli hunian dibutuhkan biaya yang tidak ringan. Namun, kini siapa saja bisa membeli hunian dengan lebih mudah karena adanya program pinjaman KPR yang ditawarkan oleh bank-bank di Indonesia.

Sayangnya, seringkali banyak yang masih merasa ragu untuk mengajukan pinjaman KPR karena sistem yang berlaku. Terutama untuk masyarakat muslim yang membutuhkan layanan pinjaman di perbankan yang berbasis syariah. Bank BRI Syariah memberikan solusinya karena bank ini menawarkan program pinjaman KPR dengan prinsip-prinsip syariat Islam.

Melalui bank BRI syariah, Anda tidak hanya bisa mengajukan pinjaman KPR baru namun juga bisa melakukan pemindahan atau biasa disebut take over. Take over KPR ini merupakan pemindahan program pinjaman KPR dari satu bank ke bank yang lain. Setiap orang memiliki pertimbangan masing-masing sebelum akhirnya mantap melakukan take over.

Syarat, Biaya, Simulasi Take Over KPR

KPR bank BRI Syariah memang menawarkan fasilitas pinjaman KPR dengan prinsip syariat Islam. Selain itu, bank BRI Syariah juga memiliki program KPR yang dirancang tidak memberatkan nasabahnya. Itulah mengapa banyak orang yang menjadikan BRI Syariah sebagai bank tujuan ketika akan melakukan take over KPR.

Untuk melakukan take over KPR ke bank BRI Syariah, tentu Anda harus memenuhi persyaratan dan melewati prosedur yang telah ditentukan. Pada dasarnya syarat dan prosedur yang diperlukan hampir sama dengan proses pengajuan KPR baru. Namun, untuk melakukan take over Anda perlu mengumpulkan outstanding KPR dan harus melewati proses survey ulang.

Untuk persyaratannya, ada persyaratan umum dan persyaratan dokumen yang ditetapkan. Persyaratan umumnya, Anda harus warga negara Indonesia, minimal berusia 21 tahun saat pengajuan dan maksimal 65 tahun saat jatuh tempo. Anda juga harus menjadi nasabah di bank BRI Syariah, memiliki hasil BI checking yang lancar, dan syarat-syarat lain yang bisa Anda tanyakan langsung ke pihak bank.

Kemudian, Anda bisa menyerahkan beberapa jenis dokumen seperti fotokopi KTP Anda dan istri/suami, fotokopi NPWP, fotokopi surat nikah, fotokopi kartu keluarga, fotokopi rekening tabungan, fotokopi sertifikat propert yang sudah Anda beli lewat program KPR. Semua dokumen ini diserahkan ke pihak bank dan Anda biasanya akan diminta untuk membayar biaya administrasi terlebih dahulu.

Namun perlu diperhatikan bahwa sebelum Anda mengurus semua syarat dan mengumpulkan dokumen ke bank, ada baiknya Anda mempelajari simulasi KPR bank BRI syariah terlebih dahulu. Anda bisa meminta simulasi take over KPR dari BRI Syariah sehingga Anda bisa melihat dan memperkirakan bagaimana kesanggupan Anda dalam mengikuti program KPR dari BRI Syariah ini.

Advertisement

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!