Cara Bayar SKCK Online via BRIVA dan Ambil Dokumen Fisik di Polres Setempat
Mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sekarang semakin mudah. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui layanan resmi Polri, mengisi data diri, mengunggah dokumen persyaratan, hingga membayar biaya penerbitan SKCK tanpa harus mengantre di kantor polisi sejak awal.
Salah satu metode pembayaran yang digunakan adalah BRI Virtual Account (BRIVA). Setelah mendapatkan nomor Virtual Account dari sistem pendaftaran, pemohon bisa menyelesaikan pembayaran melalui aplikasi BRImo maupun ATM BRI sesuai petunjuk pembayaran yang tersedia.
Lantas, bagaimana cara bayar SKCK online via BRIVA? Apakah setelah membayar, dokumen SKCK bisa langsung diambil di Polres setempat?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut panduan lengkap mulai dari mendapatkan kode BRIVA, melakukan pembayaran, sampai mengambil SKCK fisik di Polres yang dipilih saat pendaftaran.
1. Berapa Biaya Pembuatan SKCK Online?
Sebelum melakukan pembayaran, perlu diketahui bahwa biaya resmi penerbitan SKCK untuk masyarakat umum adalah Rp30.000.
Tarif tersebut merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020.
Dengan demikian, jika Anda mengajukan SKCK secara online dan memilih metode pembayaran BRIVA, nominal tagihan yang perlu dibayarkan adalah Rp30.000.
Pembayaran dilakukan melalui kanal resmi yang ditampilkan dalam sistem pendaftaran. Pastikan nominal dan identitas pemohon sesuai sebelum menyelesaikan transaksi.
2. Cara Mendapatkan Nomor BRIVA untuk Pembayaran SKCK
Sebelum membayar melalui BRImo atau ATM BRI, Anda harus menyelesaikan proses pendaftaran SKCK secara online terlebih dahulu.
Saat ini, pengajuan SKCK dapat dilakukan melalui POLRI Super App maupun portal resmi SKCK Online Polri.
Berikut langkah umum mendapatkan nomor pembayaran:
Buka aplikasi POLRI Super App atau akses situs resmi https://skck-online.polri.go.id/.
Registrasi akun atau login menggunakan akun yang sudah dimiliki.
Pilih layanan SKCK dan mulai pengajuan permohonan.
Isi formulir data diri sesuai identitas yang berlaku.
Unggah dokumen persyaratan yang diminta oleh sistem.
Tentukan keperluan pembuatan SKCK.
Pilih lokasi penerbitan atau kantor polisi tempat Anda ingin mengambil SKCK fisik.
Periksa kembali seluruh informasi yang sudah dimasukkan.
Lanjutkan ke tahap pembayaran dan pilih metode BRIVA apabila tersedia.
Catat atau salin nomor Virtual Account yang diberikan oleh sistem.
Setelah nomor BRIVA muncul, Anda dapat menggunakannya untuk melakukan pembayaran melalui kanal BRI yang mendukung transaksi tersebut.
Catatan: Nomor BRIVA merupakan kode pembayaran khusus untuk permohonan Anda. Gunakan nomor yang muncul pada aplikasi atau portal resmi, bukan nomor rekening BRI biasa.
3. Cara Bayar SKCK Online via BRIVA Lewat BRImo
Bagi nasabah BRI yang sudah menggunakan aplikasi BRImo, pembayaran SKCK melalui BRIVA dapat dilakukan langsung dari ponsel.
Cara ini cukup praktis karena Anda tidak perlu datang ke ATM atau kantor cabang BRI.
Berikut langkah-langkahnya:
Buka aplikasi BRImo di ponsel.
Login menggunakan akun BRImo Anda.
Pilih menu BRIVA pada halaman transaksi atau pembayaran.
Pilih opsi Pembayaran Baru jika tersedia.
Masukkan nomor Virtual Account yang diperoleh dari pendaftaran SKCK online.
Periksa informasi tagihan yang ditampilkan.
Pastikan nama atau identitas pembayaran dan nominal tagihan sudah sesuai.
Jika seluruh informasi benar, lanjutkan pembayaran.
Masukkan PIN BRImo untuk mengonfirmasi transaksi.
Tunggu sampai muncul notifikasi bahwa pembayaran berhasil.
Setelah transaksi selesai, simpan bukti pembayaran dalam bentuk tangkapan layar atau unduh bukti transaksi jika tersedia.
Bukti tersebut sebaiknya tetap disimpan sampai SKCK fisik diterima.
4. Cara Bayar SKCK Online via BRIVA Lewat ATM BRI
Selain BRImo, pembayaran SKCK juga dapat dilakukan melalui ATM BRI apabila kanal tersebut tersedia untuk nomor Virtual Account yang Anda miliki.
Cara ini bisa menjadi alternatif bagi pemohon yang tidak menggunakan mobile banking.
Berikut tahapannya:
Datang ke ATM BRI terdekat.
Masukkan kartu ATM BRI ke mesin.
Pilih bahasa yang ingin digunakan.
Masukkan PIN ATM.
Pilih menu Transaksi Lainnya.
Masuk ke menu pembayaran dan pilih BRIVA sesuai tampilan menu ATM.
Masukkan nomor Virtual Account pembayaran SKCK.
Periksa informasi tagihan yang muncul di layar.
Pastikan data dan nominal pembayaran sudah benar.
Pilih konfirmasi atau bayar untuk menyelesaikan transaksi.
Tunggu sampai transaksi berhasil.
Ambil dan simpan struk pembayaran yang keluar dari mesin ATM.
Apabila menu atau tampilan ATM berbeda, ikuti petunjuk yang tersedia pada mesin. Jangan melanjutkan transaksi jika informasi tagihan tidak sesuai dengan permohonan SKCK Anda.
5. Apakah Pembayaran SKCK via BRIVA Bisa Dilakukan Tanpa Rekening BRI?
Bisa saja, tetapi bergantung pada kanal pembayaran yang disediakan untuk nomor Virtual Account tersebut.
Jika Anda tidak mempunyai rekening BRI, beberapa alternatif yang dapat ditanyakan adalah:
Agen BRILink: Tanyakan apakah agen dapat membantu pembayaran nomor BRIVA SKCK secara tunai.
Kanal pembayaran resmi lainnya: Periksa apakah sistem pendaftaran menyediakan pilihan pembayaran selain BRIVA.
Bantuan petugas: Jika mengalami kesulitan, hubungi petugas pelayanan SKCK untuk mendapatkan petunjuk pembayaran yang benar.
Jangan sembarangan melakukan transfer antarbank dengan menambahkan kode bank BRI (002) di depan nomor BRIVA. Pembayaran Virtual Account tidak selalu menggunakan mekanisme transfer antarbank biasa.
Gunakan kanal yang memang mendukung pembayaran BRIVA dan pastikan transaksi terkonfirmasi.
6. Cara Mengambil SKCK Fisik di Polres Setempat Setelah Bayar BRIVA
Setelah pembayaran berhasil, proses berikutnya adalah menunggu verifikasi permohonan dan mengikuti petunjuk pengambilan yang diberikan oleh sistem.
Apabila sejak awal Anda memilih Polres sebagai lokasi penerbitan atau pengambilan SKCK, dokumen fisik dapat diurus di Polres tersebut sesuai jadwal dan ketentuan pelayanan.
Jadi, Anda tidak perlu mendaftar ulang hanya untuk mengambil SKCK, selama permohonan online sudah benar dan lokasi pengambilan yang dipilih memang sesuai.
Berikut langkah-langkah pengambilannya:
Pastikan status pembayaran sudah berhasil atau lunas pada aplikasi maupun portal pendaftaran.
Periksa notifikasi atau informasi perkembangan permohonan SKCK.
Pastikan permohonan sudah diverifikasi dan siap dicetak atau diambil.
Datang ke Polres yang dipilih saat melakukan pendaftaran online.
Menuju loket pelayanan SKCK atau Sat Intelkam.
Tunjukkan bukti pendaftaran online, barcode atau QR Code, serta bukti pembayaran BRIVA.
Serahkan dokumen persyaratan fisik apabila diminta oleh petugas.
Ikuti proses verifikasi identitas dan perekaman sidik jari jika masih diperlukan.
Tunggu proses penerbitan atau pencetakan SKCK.
Setelah selesai, periksa kembali seluruh informasi pada SKCK sebelum meninggalkan kantor polisi.
Perlu diperhatikan bahwa pembayaran yang berhasil tidak selalu berarti SKCK langsung bisa diambil pada saat itu juga. Ada tahapan pemeriksaan dan verifikasi oleh petugas sebelum dokumen diterbitkan.
7. Dokumen yang Perlu Dibawa Saat Mengambil SKCK di Polres
Meskipun sudah melakukan pendaftaran dan pembayaran secara online, pemohon sebaiknya tetap mempersiapkan dokumen pendukung untuk keperluan verifikasi di kantor polisi.
Berikut dokumen yang umumnya perlu disiapkan oleh pemohon WNI:
| Dokumen | Keterangan |
|---|---|
| KTP elektronik | Bawa KTP asli dan fotokopi |
| Kartu Keluarga | Siapkan fotokopi KK |
| Akta kelahiran atau ijazah | Siapkan dokumen pendukung identitas |
| Pasfoto 4x6 | Berlatar belakang merah, sesuai ketentuan Polres |
| Bukti pendaftaran online | Barcode, QR Code, atau nomor registrasi |
| Bukti pembayaran BRIVA | Screenshot BRImo atau struk ATM |
| Bukti BPJS Kesehatan/JKN | Siapkan bukti status kepesertaan aktif |
| Rumus sidik jari | Jika sudah pernah melakukan perekaman, bawa bukti yang dimiliki |
Untuk pasfoto, sebaiknya siapkan beberapa lembar. Ketentuan jumlahnya dapat mengikuti standar pelayanan Polres yang menerbitkan SKCK.
Begitu juga dengan rumus sidik jari. Bagi pemohon yang belum pernah melakukan perekaman, proses tersebut dapat dilakukan melalui layanan identifikasi yang diarahkan oleh petugas.
Catatan penting: Persyaratan administrasi perlu disesuaikan dengan ketentuan terbaru dan kebutuhan satuan kerja penerbit. Peraturan Kepolisian tentang penerbitan SKCK juga mengatur bukti kepesertaan aktif jaminan kesehatan. Karena itu, siapkan bukti status aktif BPJS Kesehatan/JKN, misalnya tangkapan layar status kepesertaan.
8. Jam Pelayanan Pengambilan SKCK di Polres
Untuk mengambil SKCK fisik, Anda perlu menyesuaikan waktu kedatangan dengan jam operasional loket pelayanan SKCK di Polres yang dipilih.
Pada umumnya, pelayanan berlangsung pada hari kerja, tetapi jam operasional setiap Polres tidak selalu sama.
Ada Polres yang membuka pelayanan pada hari Senin sampai Jumat, sementara beberapa satuan kerja juga menyediakan pelayanan pada hari Sabtu atau jadwal khusus.
Sebaiknya periksa informasi jam pelayanan melalui situs resmi, media sosial resmi, atau nomor layanan Polres tujuan sebelum berangkat.
Datang lebih awal juga menjadi pilihan yang baik agar Anda memiliki waktu cukup untuk melengkapi proses administrasi jika masih ada dokumen yang perlu diperbaiki.
9. Tips Agar Pengambilan SKCK di Polres Tidak Terkendala
Agar proses pengambilan SKCK berjalan lancar, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.
Pertama, pastikan pembayaran sudah terkonfirmasi.
Jangan hanya mengandalkan saldo rekening yang sudah terpotong. Periksa juga status transaksi BRIVA dan status pembayaran pada sistem pengajuan SKCK.
Kedua, simpan bukti pendaftaran dan pembayaran.
Simpan barcode atau QR Code pendaftaran serta bukti pembayaran BRIVA di ponsel. Jika memungkinkan, cetak juga sebagai cadangan.
Ketiga, periksa lokasi pengambilan.
Pastikan Polres yang didatangi sama dengan lokasi penerbitan atau pengambilan yang dipilih ketika mengisi formulir online.
Keempat, pastikan data identitas benar.
Nama, NIK, tempat tanggal lahir, dan informasi lainnya harus sesuai dengan dokumen kependudukan.
Kelima, cek status BPJS Kesehatan.
Pastikan kepesertaan JKN dalam kondisi aktif dan siapkan bukti yang dapat ditunjukkan kepada petugas.
Keenam, jangan datang sebelum permohonan siap diproses.
Periksa notifikasi pada aplikasi atau portal. Jika masih dalam tahap verifikasi, ikuti petunjuk yang diberikan sebelum mendatangi loket.
10. Bagaimana Jika Pembayaran BRIVA SKCK Gagal atau Status Belum Lunas?
Ada kalanya pembayaran melalui BRImo atau ATM BRI mengalami kendala. Misalnya, saldo rekening sudah terpotong, tetapi status pembayaran pada aplikasi SKCK belum berubah menjadi lunas.
Jika mengalami masalah tersebut, jangan terburu-buru melakukan pembayaran ulang.
Lakukan beberapa langkah berikut:
Periksa kembali riwayat transaksi pada BRImo atau struk ATM.
Pastikan nomor Virtual Account yang digunakan sudah benar.
Periksa apakah transaksi berstatus berhasil, tertunda, atau gagal.
Simpan bukti transaksi beserta nomor referensinya.
Periksa kembali status pembayaran pada aplikasi atau portal SKCK.
Jika status belum berubah, hubungi layanan bantuan BRI dan petugas pelayanan SKCK untuk meminta pengecekan.
Apabila transaksi dinyatakan gagal dan dana belum terdebit, Anda dapat mengikuti petunjuk sistem untuk mencoba pembayaran kembali.
Namun, jika saldo sudah terpotong, pastikan terlebih dahulu apakah pembayaran berhasil diproses sebelum mengulangi transaksi. Langkah ini penting untuk menghindari pembayaran ganda.

Posting Komentar