Cara Menghapus Transaksi di Livin by Mandiri: Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Dilakukan

Daftar Isi

Banyak nasabah Bank Mandiri penasaran dengan cara menghapus transaksi di aplikasi Livin’ by Mandiri. Pertanyaan ini muncul karena alasan privasi, kerapian tampilan, hingga menghindari orang lain melihat riwayat transaksi.

Namun, ada hal penting yang perlu diketahui sejak awal: riwayat transaksi di Livin tidak bisa dihapus permanen. Semua catatan transaksi adalah arsip resmi bank yang wajib tersimpan sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.

Artikel ini akan membahas secara detail apa saja yang bisa dilakukan pengguna Livin agar tetap nyaman menggunakan aplikasi, meskipun riwayat transaksi tidak bisa dihapus dari sistem.

Mengapa Riwayat Transaksi Tidak Bisa Dihapus?

Ada tiga alasan utama yang membuat riwayat transaksi di Livin by Mandiri bersifat permanen:

  1. Keamanan data nasabah
    Setiap transaksi harus tercatat untuk mencegah kecurangan, penyalahgunaan, atau manipulasi saldo.

  2. Kepatuhan terhadap regulasi
    Bank diwajibkan menyimpan data transaksi nasabah sesuai aturan OJK dan Bank Indonesia untuk keperluan audit dan pelaporan keuangan.

  3. Bukti hukum yang sah
    Riwayat transaksi berfungsi sebagai bukti resmi jika terjadi perselisihan, penipuan, atau investigasi hukum.

Dengan alasan tersebut, penghapusan transaksi secara permanen tidak mungkin dilakukan oleh pengguna.

Apa yang Bisa Dihapus di Livin by Mandiri?

Walaupun riwayat transaksi tidak bisa dihapus, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kerapian aplikasi:

1. Menghapus Daftar Penerima Transfer

Yang bisa dihapus adalah rekening tujuan transfer yang tersimpan di aplikasi. Langkah ini membantu agar daftar penerima tidak terlalu panjang.

Caranya:

  1. Login ke aplikasi Livin by Mandiri.

  2. Masuk ke menu Transfer.

  3. Pilih daftar rekening penerima yang ingin dihapus.

  4. Tekan opsi Hapus.

  5. Konfirmasi dengan PIN atau Face ID.

Catatan: Penghapusan ini hanya menghilangkan daftar penerima, bukan mutasi transaksi yang sudah tercatat.

2. Membatalkan Transaksi Terjadwal

Livin by Mandiri menyediakan fitur transfer atau pembayaran otomatis pada tanggal tertentu. Jika transaksi masih berstatus terjadwal, nasabah bisa membatalkannya.

Caranya:

  1. Masuk ke menu Transaksi Terjadwal.

  2. Pilih transaksi yang ingin dibatalkan.

  3. Tekan Batalkan.

  4. Konfirmasi dengan PIN atau Face ID.

Catatan: Jika transaksi sudah berstatus Diproses atau Berhasil, maka tidak bisa dibatalkan lagi.

3. Menggunakan Filter Riwayat Transaksi

Untuk menjaga tampilan aplikasi tetap rapi, Anda bisa menyaring riwayat transaksi agar hanya yang relevan saja yang terlihat.

Filter dapat dilakukan berdasarkan:

  • Rentang tanggal tertentu.

  • Jenis transaksi (transfer, pembayaran, top up, dan lainnya).

  • Nominal transaksi.

Dengan filter ini, riwayat lama tidak akan langsung muncul di layar utama, meskipun catatan resminya tetap tersimpan di sistem bank.

4. Mengunduh dan Menyimpan e-Statement

Jika Anda ingin mengarsipkan transaksi tanpa memenuhi tampilan aplikasi, gunakan fitur e-Statement. Fitur ini memungkinkan nasabah mengunduh laporan bulanan atau tahunan langsung dari aplikasi.

Keunggulannya:

  • Data tersimpan rapi dalam format PDF.

  • Bisa dijadikan bukti jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

  • Membantu membatasi penggunaan aplikasi hanya untuk transaksi terbaru.

Apakah Menutup Akun Livin Akan Menghapus Transaksi?

Beberapa orang berpikir menutup akun Livin otomatis akan menghapus riwayat transaksi. Faktanya, meski akun aplikasi ditutup, seluruh data transaksi tetap tersimpan di arsip Bank Mandiri.

Menutup akun hanya membuat Anda tidak lagi bisa mengakses Livin, tetapi mutasi rekening tetap tercatat di sistem perbankan. Jika ingin menutup akun, nasabah bisa menghubungi Mandiri Call 14000 atau datang langsung ke cabang.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan

  • Riwayat transaksi di Livin bersifat permanen dan tidak bisa dihapus.

  • Yang bisa dihapus hanya daftar penerima atau transaksi yang masih terjadwal.

  • Gunakan fitur filter untuk menyembunyikan transaksi lama dari tampilan cepat.

  • Simpan e-Statement sebagai arsip pribadi jika diperlukan.

  • Jika ada transaksi mencurigakan, segera hubungi Customer Service Bank Mandiri untuk tindakan lebih lanjut.

Media Perbankan
Media Perbankan Media perbankan terdepan dan terpercaya di Indonesia.

Posting Komentar